Posted by: ayipeiger | Wednesday, 1 October 2008

Brownies ‘Id

Seharian di keluargaku tumpah ruah di dapur menyambut datangnya Hari Kemenangan nan Fitri. Memang kok, sudah tradisi buat orang-orang Indonesia untuk meracik sendiri makanan khas Idul Fitri, yaitu Opor Ayam. Namun siang itu, aku tergiur melihat sebuah resep dari sebuah buku lusuh nan bewarna, nampak kue brownies coklat matang berlumuran coklat terpapang jelas di tengah halamannya. Cukup membuat air liur ini serasa mengalir deras jatuh ke kerongkongan, meski waktu itu masih dalam ujian suci puasa. Pokokna, kalo ente-ente liat tuh gambar, bakal melotot kaya mata kodok, air liur menetes kaya kuda.

Berhubung di keluargaku aku cowok sendiri diantara para kakak dan adikku yang cewek, maka bukan hal yang sulit untuk meminta persetujuan mereka membuat roti yang seperti ada di gambar buku tadi. Tentu dengan janji, aku ikut membantu sekuat tenaga. Ini memang kejadian yang jarang-jarang, soalnya seingatku terakhir ikut-ikutan membuat kue Lebaran kulakukan semasa awal SMA. Setelah itu aku pernah kembali berpartisipasi dalam rutinitas tahunan ini. Jadi tahun ini bakal special banget ney, kalo berhasil membuat brownies yang mirip kayak di gambar tadi.

Tapi aku ga bakal jelasin bahan-bahan apa yang dibutuhkan untuk membuat sebuah kue Brownies aroma jeruk. Jelas dong, aku ga mau blog ku ini akhirnya malah menjadi blog buku masakan. Lebih baik kalian cari-cari sendiri resep-resep itu tadi di blog tetangga. Cuma mau publish aja hasilnya langsung lewat pic yang aku ambil pake Kamera Handphone. Tapi beneran loh, kayaknya ini jadi kue terbaik yang pernah aku buat, moga-moga bikin ngiler para pembaca juga. He..he..

brownies yummi!!

brownies yummi!!

brownies di utak atik hiasannya

brownies di utak atik hiasannya

Berkesan juga membuat roti di waktu Lebaran. Entah gimana, rasanya berbeda sekali jika dibandingkan membuat roti di hari-hari biasa. Ada semangat tersendiri, seolah-olah menantikan kue ini matang adalah sungguh suatu kemenangan. Apalagi kalo kue ini memang digadang-gadang untuk disajikan di waktu lebaran, menjamu para tetangga yang berdatangan bersilaturahmi ke rumah. Intinya sih cuma mau bilang, ternyata di dapur bukan tempat yang makruh buat para kaum Adam. Sekaligus memasak adalah kegiatan menyenangkan, dimana ketika kita melakukannya ada hasrat tersendiri dari dalam diri kita untuk menyajikan yang terbaik. Menyajikan buat para penikmat masakan kita, berharap-harap mendapat pujian lewat karya masakan yang kita hasilkan. Betul ga nih mba-mba? ha..ha..

catatan kecil :
Brownies berasa manis, legit dan nikmat jika disantap. Seperti halnya brownies satu ini, yang sering dinyanyikan duo eks. AFI, yup! T2, Tika and Tiwi. Brownies kali ini benar-benar manis dan ditanggung tidak sedikitpun tercampur asinnya garam. Siapa? He..he..

Browndong ManieZz

Browndong ManieZz


Responses

  1. meskipun postingan lebaran, tapi comment tetep nggak ada matinya lah,,,

    yyuuuuppp,, brownies nay lumayan keliatan enak banget,, tapi tetep aja nggak ngerasain kenyang hanya dengan melihatnya… hehhehe

    tapi kalu bronis yang dibawahnya, saia no comment deh,, hahaha sepertinya hanya efek dari kenarsisannya si ayip :p

    btw, yip tukeran link yukz! ^^d


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.